Peninggalan Topeng Emas Raja Tutankhamun

Peninggalan Topeng Emas Raja TutankhamunFiraun adalah sebutan raja raja yang memiliki kekuasaan pada masa pemerintahan nya di zaman mesir kuno pada saat itu. Raja Tutankhamun sendiri merupakan salah satu firaun atau raja yang pernah memiliki kekuasaan atau memimpin bangsa mesir kuno pada masa pemerintahan nya. Selain jasad nya yang dijadikan sejarah peninggalan raja tutankhamun dan di museum kan. Banyak sekali barang barang peninggalan raja tutankhamun yang menjadikan nya barang peninggalan sejarah. Salah satu nya adalah topeng raja tutankhamun.

Topeng Tutankhamun

Raja tutankhamun memiliki salah satu topeng yang bahan baku utama nya terbuat dari lapisan emas. Topeng tutankhamun ini memiliki ukuran kurang lebih sekitar 54 x 39.3 x 49 centi meter. Di dalam topeng tersebut terdapat tulisan atau ukiran yang bertuliskan Hieroglif Mesir Kuno. Topeng ini juga di buat pada tahun 1323 SM. Topeng raja tutankhamun ini memiliki ekpresi wajah yang menunjukan wajah yang angkuh dan sombong, memiliki tatapan mata yang tenang dan permukaan topeng yang berkilau karena permukaan lapisan topeng tersebut terbuat dari lapisan emas. Alis dan kelopak mata topeng tersebut penuh dengan hiasan yang telah dilapisi oleh lapisan lazuli, hiasan yang berada di kepala topeng raja tutankhamun tersebut seperti ular kobra dan burung nasar, kedua mata nya juga seperti menggambarkan posisi dan keadaan kendali dan kekuasaan raja mesir kuno pada saat itu.

Baca juga : Mengenal Raja Tutankhamun Mesir Kuno

Peninggalan Topeng Emas Raja Tutankhamun

Penemuan Topeng Tutankhamun

Toppeng raja tutankhamun ini memiliki proses penemuan. Pada sekitar tahun 1922 ada seseorang yang berhasil menemukan topeng tutankhamun ini dan penemuan nya berhasil menghebohkan masyarakat tentang penemuan baru yang tak biasa. Howard Carter merupakan penemu topeng raja tutankhamun. Pada saat itu Howard Carter selama 8 tahun lama nya ia menjelajahi lembah para raja mesir. Howard carter merupakan seorang arkeolog asal inggris. Pada bulan november 1922 berikutnya arkeolog asal inggris howard carter ini mencoba untuk kembali menlanjutkan penjelajahan nya guna menemukan sesuatu yang berarti dan menarik di mesir kuno ini.

Kendati penemuan nya kemarin tidak berhasil dan tidak mendapati hasil apapun tetapi howard carter tidak menyerah begitu saja. Ia terus mencari dan mencoba melakukan penemuan di mesir kuno ini. Setelah perjalanan yang cukup panjang dan memakan waktu yang lama ia berhasil menemukan satu set tangga tersembunyi. Arkeolog asal inggris Howard Carter bersama rekan nya Earl Of Carnavon akan mencoba untuk menyelusuri anak tangga tersebut satu demi satu sampai dibawah. Ia berusaha untuk membuka makam raja tutankhamun yang berada di lantai bawah tanah dengan menapaki satu per satu anak tangga hingga sampai dibawah. Setelah makam raja tutankhamun itu berhasil di buka ia mulai masuk dan menyelusuri peninggalan raja tutankhamun yang telah memerintah pada mesir kuno sejak kurang lebih 3000 tahun lama nya.

Pada saat menyelusuri satu demi satu makam dan peninggalan yang ada di bawah tanah. Dua arkeolog penemu ini dikagetkan dengan penemuan nya yang menyisahkan banyak tanya dan kaget ketika melihat isi nya. Peninggalan di dalam makam raja tutankhamun banyak sekali di isi oleh harta benda nya yang berupa perhiasan, hasil karya seni, dan juga jasad yang sudah di mumifikasikan. Setelah berhasil membuka peti makam raja tutankhamun ia dikagetkan dengan fosil mayat yang sudah dimumifikasikan dengan topeng yang dipakai kan di wajahnya. Hingga saat ini topeng tersebut berhasil diabadikan dan disimpan ke dalam museum sebagai bukti sejarah dan peninggalan raja tutankhamun.